Xavi Sebut Pemain Madrid Pecundang dan Binatang

Xavi tidak menyadari ucapannya sedang direkam dan ahirnya beredar di media massa.

By: Lucky F. Damianus | Sabtu, 28 Januari 2012 - 20:37 WITA
Xavi Madrid Pecundang Binatang

Gelandang Barcelona, Xavi, tertangkap kamera ketika menyebut pemain Real Madrid sebagai pecundang dan menyamakan aksi kasar mereka dengan binatang.

PALAKAT – Sebuah video kontroversial beredar di kalangan media massa, berisi ucapan Xavi yang mengatakan bahwa pemain Real Madrid adalah pencundang yang menyedihkan, serta menyebut Lassana Diarra melakukan aksi kasar seperti binatang.

Xavi merujuk pada pertandingan Barcelona vs Real Madrid di perempat-final Copa del Rey beberapa hari lalu yang berakhir imbang. Barcelona lolos ke semi-final dengan selisih gol aggregate 4-3.

Dalam video yang dirilis El Mundo tersebut, terlihat gelandang Timnas Spanyol tersebut sedang menunggu giliran wawancara dengan stasiun televisi klub Barcelona. Xavi tampaknya tidak menyadari bahwa dia sedang terekam kamera dan mulai berbicara tentang pemain Real Madrid.

“Di ruang ganti, mereka terus mengeluh. Ini sungguh tak dapat dipercaya, mereka pecundang yang tak dapat menerima kekalahan,” kata Xavi.

Komentar yang dilontarkan Xavi ini semakin memperburuk situasi permusuhan antara kedua kubu. Apalagi, nominator Ballon d’Or ini menyebut para pemain madrid dengan julukan ‘binatang’ karena menganggap mereka melakukan aksi kasar, terutama pelanggaran yang dilakukan oleh Lassana Diarra.

Diarra telah mendapatkan kartu kuning, dan ketika ia melakukan pelanggaran keras untuk yang kedua kalinya, Xavi menilai bahwa wasit seharusnya memberikan kartu merah.

“Aku bilang kepada wasit, kau memberikan kartu kuning kepada [Lionel] Messi, dan sekarang pelanggaran yang sama tidak dihukum. Ini adalah yang kedua kalinya, apa yang terjadi? Usir dia,” kata Xavi menirukan ucapannya kepada wasit Fernando Teixeira.

“Itu kesalahan mereka sendiri, terutama jika bermain kasar seperti binatang,” lanjut Xavi.

Madrid mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Sergio Ramos diusir pada menit 88, dan pemain Madrid melontarkan kritik atas kepemimpinan wasit Teixeira.

Asisten pelatih Madrid, Aitor Karanka, memberikan respon atas ucapan Xavi tersebut.

“Tentu saja Real Madrid bisa menerima kekalahan, tapi bukan kekalahan yang [tidak adil] seperti ini,” kata Karanka.

El Mundo juga mempublikasikan kritikan Mourinho kepada wasit Teixeira, dilengkapi dengan foto sang wasit di halaman parkir Camp Nou.

“Teixeira, kau bisa pergi merokok dan tertawa tanpa punya rasa malu,” kata Mourinho.

Mengenai hal itu, Karanka juga memberikan pembelaan terhadap sang pelatih.

“Semua orang tahu bagaimana pelatih kami, ada saatnya dia baik-baik saja, dan ada saatnya tidak,” kata Karanka.

Manajemen klub Barcelona kini sedang menyelidiki bagaimana rekaman video tersebut bisa tersebar.

Berita Terkait:

Tinggalkan Komentar