Gempa Amerika: Pentagon dan FBI Dievakuasi
“Aku sedang berada di lantai 20 dan guncangan yang terjadi benar-benar gila. Semua orang ketakutan”
AMERIKA SERIKAT – Gempa berkekuatan 5.8 Skala Richter menghantam bagian Timur Amerika pada hari Selasa (23/8), mengakibatkan gelombang evakuasi di beberapa negara bagian termasuk Pentagon di Washington D.C dan bandara di New York dan Philadelphia.
Pusat gempat terjadi Virginia, 27 mil di bagian Utara Charlottesville, tepat pada pukul 13.51 waktu setempat dengan kedalaman lebih dari 3,7 mil.
Tidak ada korban jiwa dilaporkan, tapi gelombang evakuasi melanda kota-kota besar di bagian pantai timur Amerika Serikat. Di New York, beberapa gedung dipaksa untuk evakuasi. Sementara NYMEX ditutup, New York Stock Exchange masih tetap beroperasi.
“Aku sedang berada di lantai 20 dan guncangan yang terjadi benar-benar gila. Semua orang ketakutan,” kata Dan Ramater yang bekerja di salah satu gedung pencakar langit di Wall Street.
Laporan Foxnews mengatakan bahwa sejumlah gedung dan fasilitas penting di Amerika dievakuasi, termasuk gedung FBI, US Capitol, dan Pentagon.
Dua pembangkit listrik tenaga nuklir yang berada di lokasi dekat pusat gempa dimatikan, demikian dilaporkan oleh CNBC.
Presiden AS Barack Obama sedang bermain golf ketika gempa mulai terasa. Laporan menyatakan bahwa sang Presiden berada dalam kondisi aman.
Meskipun banyak yang merasa bahwa skala gempa ini relatif rendah dan situasi yang terjadi tampaknya berlebihan, namun tidak adanya persiapan gempa di wilayah Pantai Timur telah menyebabkan kekacauan, khususnya dalam hal transportasi.