Walikota Tomohon Harus Definitif Sebelum 2012

Walikota Tomohon harus definitif sebelum memasuki Tahun Anggaran yang baru agar bisa berkonsentrasi penuh pada peningkatan pelayanan masyarakat.

By: Sweetly Lahope | Kamis, 3 November 2011 - 15:31 WITA

TOMOHON – Sejumlah elemen masyarakat Tomohon mendesak agar proses pendefinitifan Plt Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman tidak melewati tahun 2011.

“Memasuki tahun 2012 mendatang, diharapkan agar masyarakat Tomohon sudah mempunyai Walikota definitif,” tegas Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Tomohon, David Husen.

Ditegaskan oleh Husen, dengan adanya pendefinitifan, walikota akan lebih fokus untuk membangun Tomohon dan tidak terhambat dengan statusnya yang masih Plt. Apalagi, Tomohon akan segera memasuki Tahun Anggaran (TA) baru yang membutuhkan konsentrasi penuh untuk peningkatan pelayanan masyarakat.

“Apalagi iven Tournament International Flower Festival akan dilaksanakan di tahun 2012, yang kiranya tidak akan terganggu dengan proses politik hanya karena proses pendefinitifan belum berjalan,” sambung Ketua Forum Pembina Remaja Rayon Tomohon ini.

Ketua Forum Generasi Muda Merah Putih Minahasa, Jantje Mongilala, mengharapkan agar usai pendefinitifan walikota, secepatnya harus diisi dengan pengisian posisi wakil walikota yang ditinggalkan Eman. Untuk itu, tegas Mongilala, kader Golkar sangat berpotensi mendampingi Eman demi pembangunan Kota Tomohon. Selain itu, wakil walikota juga harus memiliki komitmen dan kerjasama dengan walikota serta mempunya visi misi dan konsep yang jelas.

“Jangan hanya memiliki motivasi merebut kursi wakil walikota, tapi tidak menjalankan tugas pelayanan pemerintahan dan pembangunan kemasyarakatan,” tegasnya seraya menambahkan bahwa visi dan misi harus dijabarkan sesuai dengan janji kampanye pasangan Jefferson Rumajar dan Jimmy Eman (J2) beberapa waktu lalu.

“Usai pendefinitifan Eman akan dilanjutkan dengan pemilihan wakil walikota yang nama calonnya akan diajukan walikota definitif sebanyak dua nama ke DPRD. Dua nama tersebut, tentunya akan dipilih dari usulan partai pengusung dalam hal ini Golkar,” pungkas Wakil Ketua Golkar Tomohon Andy Sengkey.

Berita Terkait:

Tinggalkan Komentar