Enam Nelayan Hilang Belum Ditemukan
Pencarian korban hilang masih terus dilakukan.

Perairan Sulawesi Utara masih dilanda cuaca buruk, sudah 6 orang nelayan yang dinyatakan hilang.
TAHUNA – Cuaca buruk yang masih melanda perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya hingga hari ini, membuat jumlah korban hilang makin bertambah. Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, enam orang yang hilang di laut sejak hari Minggu lalu, masih juga belum ditemukan.
Lima dari enam orang ini adalah nelayan yang berasal dari Kabupaten Sangihe, sementara satu orang lagi adalah warga Bunaken.
Nama-nama korban yang hilang adalah Dikson Bomboa (40), Yusak Harikedua, Wiston Manuhulending, Rome Mariahi, Cino Harikedua, dan Muhammad Mangudis.
Dikson Bomboa adalah warga Kelurahan Bungalawang, Kecamatan Tahuna yang sehari-harinya berprofesi sebagai nelayan. Hingga hari ini, Dikson belum juga pulang dari melaut sehingga dinyatakan sebagai korban hilang.
Yusak, Wiston, Rome, dan Cino adalah nelayan yang berasal dari Kampung Mahangetang, Kecamatan Tatoareng. Keempat orang ini berangkat menuju Pulau Mahangetang menggunakan perahu motor 40PK. Informasi yang berhasil diperoleh, keempatnya telah pulang dari Pulau Mahangetang, namun hingga saat ini belum sampai ke kampung mereka.
Diduga, perahu mereka hanyut diterpa badai dan ombak saat dalam perjalanan pulang.
Muhammad Mangudis, yang melaut sejak hari Minggu sore, belum juga pulang ke rumahnya di Pulau Bunaken Lingkungan IV. Warga menduga Muhammad telah hanyut terhantam badai.
Hingga hari ini, Pemerintah Kabupaten Sangihe bersama TNI-AL masih terus melakukan pencarian warga yang hilang di laut.