Dua Honorer Puskesmas Kendahe Hanyut

Untunglah warga masih bisa menemukan keduanya dalam keadaan hidup.

By: Stevanus Takainginan | Kamis, 8 Desember 2011 - 16:51 WITA
Cuaca Buruk Nelayan Sangihe Hilang

Cuaca buruk di perairan Tahuna menyeret dua tenaga honorer Puskesmas ke laut.

TAHUNA – Cuaca buruk yang terus melanda perairan Sulawesi Utara di bulan Desember ini kembali memakan korban. Kali ini dua orang petugas honorer di Puskesmas Kendahe terseret arus di perairan Tahuna.

Korban yang bernama Amstrong Mamelas (41 dan Permata Onthoni (35), warga Kampung Kendahe I Kecamatan Kendahe, terseret ombak pada hari Minggu tengah malam dan terapung di laut selama beberapa jam.

Beruntung bagi keduanya, meski berjam-jam mengapung di laut, namun nyawa mereka masih bisa diselamatkan oleh warga.

Di malam kejadian itu, kedua korban hendak mempersiapkan perahu yang akan mereka gunakan untuk pelayanan kesehatan di pulau Lipang pada besok harinya.

Cuaca buruk ditambah angin kencang membuat perahu yang ditumpangi keduanya hanyut. Mereka baru sadar ketika telah terseret menjauh sekitar 200 meter dari pantai.

Meski sempat panik, namun keduanya berusaha menenangkan diri dan berusaha sekuat tenaga untuk kembali ke pantai. Terjangan ombak dan angin membuat usaha mereka sia-sia sehingga hanya bisa berteriak meminta pertolongan.

Untunglah, ada warga yang mendengar teriakan mereka dan segera mengajak warga yang lain untuk membentuk regu pencari.

Pada hari Senin dini hari, keduanya berhasil ditemukan warga dalam keadaan hidup.

Ashari Mandiri, Camat Kendahe, mengkonfirmasi kejadian tersebut.

“Benar ada dua warga kami terbawa ombak, karena cuaca buruk. Namun nyawa keduanya berhasil diselamatkan,” tegas Mandiri.

Berita Terkait:

Tinggalkan Komentar